MENENGGELAMKAN RIUH

nuansa aroma tubuh yang menyeruak
mengikat batin tak bertuan
hingga rasanya semakin optimum
dan terlalu lama berpijak
namun tak jua tuan temui
apa yang menjadikannya berdiri disitu
yang tanpa sadar ia lunakkan hati puan
ah.. tetapi tuan justru memutar balikkan
arah sang kupu-kupu yang hendak
mengantarkan suara resah batinnya
gemuruh petir dan derasnya hujan
pada atap puan mengisyaratkan
kebimbangan pada apa yang sedang terjadi
andai selaksa rindunya 
mampu diredam berkali-kali
tanpa menghancurkan dinding 
keyakinan dalam diri puan
mungkin tidak akan ada situasi
yang memenjarakan sajak temaramnya

Komentar

Postingan Populer