Desau Hati Puan
Pagi hari..
Aku menjelma wangi embun
yang menapaki permukaan daun-daun
hanya untuk menunggumu terbangun
dan aku rela berlama-lama di kebun
Siang hari..
Mentari buatku mengering
aku menjelma angin meniupi baling-baling
namun hingga jam dinding berdenting
aku mendapatimu masih bergeming
Sore hari..
Senja memaksaku berhenti meniup
perlahan-lahan sanubarimu mulai tertutup
rasaku sesekali terdengar sayup-sayup
aku sadar, bahwa bagimu ini sudah cukup
Malam hari..
Aku menjelma sinar bintang
menyinari hamparan bumi terbentang
membentuk jutaan bayang-bayang
menyelimutimu meski telah terbuang
Komentar
Posting Komentar